Mau Rempeyek Bikinan Anda Renyah dan Gurih? Coba Trik Ini

Posted on

PENGGORENGAN
Penggunaan wajan
Wajan cekung sangat disarankan untuk membuat peyek. Wajan atau penggorengan untuk membuat peyek dengan jumlah yang banyak sebaiknya menggunakan penggorengan yang cukup besar agar dapat memuat banyak minyak goreng. Penggorengan yang besar juga memudahkan kita saat menuang adonan di pinggir wajan sehingga peyek hasilnya lebih lebar, dan proses pembuatannya cepat selesai.

Jika wajan kecil
Jika wajan yang Anda gunakan tak ada yang besar atau lebar, penggunaan wajan yang lebih kecil juga bisa. Hanya saja pada saat menuangkan adonan sebaiknya wajan sedikit dimiringkan agar media untuk menuangnya lebih lebar. Setelah mengulit atau setengah matang, kembalikan posisi wajan secara perlahan dalam posisi semula. Dengan cara seperti ini hasil peyek menjadi lebih lebar walaupun menggunakan wajan yang kecil.

Wajan Teflon
Jika terpaksa tak ada wajan cekung, penggunaan wajan antilengket atau pan fry berbahan Teflon bisa saja digunakan. Perhatikan saat menuangkan adonan, jangan terlalu banyak menggunakan minyak agar adonan dapat diputar merata di atas permukaannya. Jangan terlalu banyak adonan yang masuk agar tetap tipis dan tidak keras saat matang nanti. Setelah setengah matang, pindahkan peyek dalam wajan dengan minyak yang banyak dan panas sedang.

Pengaturan api
Salah satu faktor penting dalam membuat peyek yang sukses adalah pengaturan api dari kompor yang digunakan untuk menggoreng. Saat memasukkan adonan yang masih cair, gunakan api yang cukup besar. Setelah setengah matang, api mulai sedikit dikecilkan agar warnanya tetap terjaga. Untuk memastikan isi kacang atau teri yang digunakan dalam membuat peyek benar-benar matang, kecilkan lagi sampai peyek benar-benar matang.

PENIRISAN
Setelah selesai digoreng, tiriskan rempeyek dari sisa minyak goreng hingga benar-benar tiris. Minyak goreng yang masih tersisa membuat peyek cepat lembek dan berbau tengik saat disimpan.

PENYIMPANAN
Sebaiknya simpan peyek yang sudah matang saat benar-benar sudah dingin, untuk menghindari uap air yang keluar jika peyek disimpan saat masih panas atau hangat.

Uap air membuat peyek cepat lembek atau melempem.

Simpan dalam toples yang tertutup rapat, atau dalam plastik yang cukup tebal dan disegel dengan baik. Plastik yang terlalu tipis dikhawatirkan mudah berlubang jika terkena gesekan. (RPN/Dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *